Desain Rumah Hemat Energi – Menggunakan Teknik Penilaian Kinerja Termal blog Konstruksi Maju Jaya

Desain Rumah Hemat Energi – Menggunakan Teknik Penilaian Kinerja Termal

 blog Konstruksi Maju Jaya
Desain Rumah Hemat Energi – Menggunakan Teknik Penilaian Kinerja Termal

 blog Konstruksi Maju Jaya

Desain rumah hemat energi dapat dihasilkan dengan menggunakan teknik penilaian kinerja termal. Kinerja termal bangunan adalah penilaian atau peringkat kemampuan bangunan untuk menciptakan kondisi internal yang nyaman bagi penghuninya, dengan input mekanis minimum. Input mekanis mengacu pada konsumsi energi oleh peralatan pemanas atau pendingin. Efisiensi energi mengacu pada efektivitas kemampuan bangunan untuk mempengaruhi, mengontrol dan memfasilitasi kontrol pengguna atas pergerakan energi panas di dalam bangunan dan antara bangunan dan sekitarnya.

Atribut paling penting dari sebuah bangunan dalam kaitannya dengan efisiensi energinya adalah selubung bangunan, yang mengacu pada struktur eksterior bangunan. Pergerakan energi panas di dalam bangunan memiliki pengaruh yang kurang penting. Kinerja termal perumahan mengacu pada efisiensi energi bangunan tempat tinggal (umumnya rumah tinggal tunggal dan apartemen multi-hunian).

Sejumlah faktor mempengaruhi efisiensi energi desain rumah, termasuk:

*iklim dan angin
* lokasi, bentuk lahan, vegetasi dan lingkungan
* orientasi bangunan, bentuk dan desain
* bahan yang digunakan dan cara menggunakannya
* hunian dan perilaku penghuni

Rumah hemat energi tetap sejuk secara alami di musim panas dan hangat di musim dingin. Rumah akan semakin nyaman jika penghuninya melakukan operasi sederhana dan tugas manajemen. Hal ini memungkinkan penghuni untuk mempertahankan kondisi nyaman di rumah mereka, tanpa penggunaan pemanas dan AC yang berlebihan. Dengan demikian, ini mengurangi input mekanis yang diperlukan dan mengurangi konsumsi energi bangunan. Mengurangi konsumsi energi berarti mengurangi pembakaran bahan bakar fosil, mengurangi emisi karbon, dan mengurangi polusi umum yang dihasilkan oleh bangunan. Artinya, kinerja termal residensial yang tinggi memberikan kesempatan kepada penghuninya untuk memiliki rumah yang lebih sehat dan nyaman dengan biaya yang lebih murah untuk memanaskan dan mendinginkan dan juga mengurangi dampak konsumsi energi terhadap lingkungan kita.

Sistem peringkat Bintang di Australia menilai kinerja termal sebuah bangunan pada skala 1 hingga 10. Rumah Bintang 10 akan menjadi rumah di mana tidak ada energi yang diperlukan untuk dikonsumsi guna mempertahankan kondisi nyaman bagi penghuninya. Secara teoritis rumah Bintang 10 adalah mungkin, namun dalam praktiknya rumah Bintang 9 biasanya merupakan peringkat terbaik yang dapat dicapai.

Rumah berperforma termal tinggi seperti itu biasanya disebut sebagai rumah hemat energi. Jika pemilik atau perancang rumah juga menyertakan fitur sadar lingkungan lainnya seperti pengolahan air limbah, bahan bangunan ramah lingkungan dan biaya siklus hidup rendah, pengumpulan dan pengolahan air hujan, perangkat pembangkit tenaga surya dan/atau angin, dll, orang dapat merujuk ke sebagai rumah yang berkelanjutan.

konstruksimajujaya

all author posts

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are makes.